Inspirational Figure

"Jadi orang baik gampang kok, tanpa perlu tunggu jadi sukses dulu, cuma butuh kemauan dan jangan lupa senyum."

Pernah ngga sih kalian denger kata" seperti itu? Well, buat gua pribadi, kata" ini tuh udah jadi salah satu hal yang penting banget di hidup.

Okay, jadi tadi sore gua baru aja nonton salah satu acara reality show yang biasa ngundang orang-orang yang inspiratif. Nah yang akan gua bahas kali ini adalah tentang si tamu inspiratif ini.

Jadi dia adalah seorang bapak-bapak, jika dilihat dari penampilannya mungkin memang tidak ada yang spesial. Tapi balik lagi, don't judge a book by its cover, he has done lots of good things, and he will still do that.

Namanya adalah dr. Drh. Mangku Sitepoe, Beliau adalah seorang dokter hewan yang kemudian mengambil pendidikan lagi di bidang dokter umum. Apa sih yang spesial dari Beliau memangnya? Beliau ini sekarang sudah berusia 84 tahun dan masih tetap aktif memberikan pelayanan kepada para pasien yang berasal dari orang yang kurang beruntung. Beliau awalnya merupakan seorang dokter hewan dan ditugaskan ke Kabupaten langkat, namun sesampainya di sana, warga setempat banyak yang ingin berobat pada Beliau, padahal dirinya bukanlah seorang dokter umum. Warga setempat mendapatkan pelayanan dengan baik, meskipun mereka hanya mampu membayar dengan hasil kebun. Berbekal pengalaman inilah, Beliau akhirnya memutuskan untuk menempuh studi demi mendapatkan gelar dokter umum.

Profesi sebagai dokter hewan yang bekerja di Departemen Pertanian masih dilakoni hingga Beliau pensiun. Pensiun tidak menghentikan semangat Beliau untuk berkarya. Bersama beberapa temannya, di tahun 1992, mereka mulai tergerak untuk memberikan pengobatan kepada kaum papa. Hal ini diwujudkan secara nyata lewat pembangunan poliklinik pada tahun 1995 di daerah Jakarta Selatan.

Pelayanan kasih berupa perwujudan praktek sebagai dokter umum tetap dilakoni hingga sekarang ini. Memang apa yang didapatkan dari pelayanan ini? Tidak ada yang istimewa, karena uang yang didapatkan dari kegiatan ini tidak seberapa, hanya sebesar Rp 10.000 untuk setiap pasien. Kebutuhan sehari-hari dapat Beliau penuhi dengan menggunakan uang pensiun sebagai sumber keuangan utama. Bahkan untuk berpergian, Beliau menggunakan mikrolet. Obat-obatan didapatkannya melalui donasi sebagai wujud kepedulian dari pihak lain. Alasan utama bagi dr. Drh. Mangku Sitepoe adalah kepuasan hati dan batin, yang di usia nya yang tidak lagi muda, tetap tekun melayani sesama dengan sukarela.


Personally, buat gua, kisah Beliau ini sangat menginspirasi, tentang bagaimana Beliau tetap peduli kepada sesama, meskipun apa yang dia dapatkan mungkin secara materiil tidak sesuai dengan apa yang telah dia berikan. Jujur gua terharu karena apa yang Beliau lakukan menurut gua sangat mulia, orang-orang seperti Beliau yang bikin gua pernah memiliki cita-cita untuk jadi dokter, untuk melayani sesama terutama mereka yang membutuhkan. Gua belajar banyak hal dari Beliau, di mana untuk jadi seorang yang baik, tidak perlu hal-hal yang rumit, cukup niat aja.

Hal lain yang gua pelajari tentang jadi orang baik itu, semua orang bisa kok jadi orang baik, kapan pun, di mana pun. Ngga ada kata terlambat buat jadi orang baik. Sekalipun kamu merasa kamu memiliki kekurangan, jangan lupa, Tuhan kasih kamu banyak hal lain untuk jadi kelebihan dan hal ini pastinya akan bermanfaat ataupun bernilai di mata orang lain. Mungkin kamu belum liat kelebihan itu, tapi akan kok. Jadi jangan lupa ya untuk mulai jadi orang baik, meski kadang akan dipandang sebelah mata bagi sebagian orang. Mulai dulu aja dengan bersikap baik ke diri sendiri baru ke sesama, ga harus terburu-buru, yang penting pasti. Tetap semangat! Cheers!

Comments

Popular Posts