nyata
tak mampu lagi ku jejak alam mimpi
kau yang tak ingin kurengkuh dalam fana
kini menerobos masuki mimpi, apa maumu?!
tidak kah kau terlalu kejam?
duhai pria yang mengaku tulus
bicaramu seolah kau tak punya salah
kau rakit perahu untukku
kirimku pergi agar kau tak perlu lagi
habiskan hari tuk dengar kata ku
jika memang kau relakan ku pergi
mengapa kau tarik perahu ku
hanya untuk berteduh dibawah sedih
tidak ada habisnya kah rasa puasmu?
hingga kau masih menahan ku untuk pergi
hanya semata tak ingin sendiri
tak kau hiraukan teriakanku
abaikan juga kesenanganku
apalagi perihal rasa yang kau anggap murah
kau hanya fokus pada salahku
tak lupa, semua hanya tentangmu
memang kau yang paling benar, kau benar-benar
kau hanya melihatku disaat tergelapmu
tanpa yakin tuk memikatku
sebagai bagianmu yang hilang
nyatanya dan ternyata
kau takut ucapkan kenyataan
biar nyata yang jawabmu
- akuyangsedihmelihatmu, tapikaumembuatkulebihmenyedihkandanmenyakitkan
Comments
Post a Comment